Tips berhenti merokok di bulan Puasa

Tips berhenti merokok di bulan Puasa

Berkata akan berhenti merokok memang sangat mudah tetapi untuk melaksanakannya sangat susah sekali. Perokok sudah tahu efek buruk dari kebiasaan merokok dari segi minus terhadap kesehatan tetapi tidak peduli tentangnya.

Sebenarnya perokok mampu berhenti merokok, tak percaya? tengok sekarang Anda berpuasa tetapi Anda bisa saja untuk tidak merokok. Semuanya dimulai dari niat, jika niat Anda berpuasa maka Anda akan menahan diri dari lapar dan dahaga dan hal-hal yang membatalkan puasa. Begitu juga dengan niat untuk berhenti merokok, jika Anda mulai dengan niat niscaya Anda dapat berhenti merokok dengan melakukan Tips berhenti merokok dibawah nanti, sebelum kita baca beberapa Tips berhenti merokok, yuk kita baca dulu pernyataan para ulama tentang merokok.

Pernyataan Mufti Wilayah tentang rokok

Datuk Dr. Zulkifli Mohamad al-Bakri melalui pernyataan yang dikutip dalam situs webnya mufti wilayah persekutuan yaitu sesungguhnya isu rokok adalah isu yang dipandang remeh oleh sebagian orang tetapi sebenarnya besar dampak terhadap individu yang terlibat. Perlu dicatat di sini banyak akibat yang membahayakan dan tidak baik terjadi pada para perokok dan orang sekelilingnya. Diantaranya pemborosan yang signifikan yang melibatkan jutaan ringgit pada setiap tahun di tingkat negara di billion dollar pada tingkat dunia. Begitu juga dengan kematian kadarnya seperti 2014 menunjukkan hampir 6 juta kepada perokok dan juga yang berada di sekelilingnya karena terkesan akibat asap rokok. Angka tersebut bertambah dari tahun ke tahun.

Sekali lagi suka saya pertegaskan bahwa pendapat yang paling kuat dan rajih bahwa merokok hukumnya haram. Saya nukilkan pendapat Dr. Yusuf al-Qaradhawi yang mengumpulkan sejumlah tokoh ulama ‘dalam kitabnya Min Hady al-Islam Fatawa Mu’asirah 1 / 693-710 [2] antaranya:

Ulama Mesir: Syeikhul Islam Ahmad al-Sanhuri al-Buhuti al-Hanbali dan Syeikhul Malikiyyah Ibrahim al-Laqqani.

Ulama Maroko: Syeikh Abu Ghaith al-Qasyasyi al-Maliki

Ulama Syam: Syeikh Najmuddin bin Badruddin bin Mufassir al-Qur’an al-Arabi al-Ghazzi al-Amiri al-Syafie

Ulama Yaman: Syeikh Ibrahim bin Jam’an dan muridnya Syeikh Abu Bakar bin Ahdal

Ulama al-Haramain: al-Muhaqqiq Abdul Malik al-Ishami dan muridnya Muhammad bin Allamah dan Sayyid Umar al-Basri

Ulama Turki: Syeikh al-A’zham Muhammad al-Khawajah, Syeikh Isa al-Sahwah al-Hanafi, Syeikh Makki bin Faruh al-Makki dan Sayyid Sa’ad al-Balkhi al-Madani.

Saya mengucapkan syabas kepada Kementerian Kesehatan yang bersungguh-sungguh melaksanakan Kampanye Anti-Merokok dengan berbagai cara telah diusahakan. Justru, amatlah penting semua pihak menggerakkan program anti-rokok di tingkat sekolah rendah lagi sampai ke pada orang dewasa. Alangkah baiknya kita hidup dalam kesehatan yang terbaik dan aman dari pemborosan yang mungkin dapat dimanfaatkan harta tersebut untuk pembangunan ummah. Semoga kita semua diberi pemahaman yang mendalam untuk menghindari dari terjebak dengan aktivitas merokok.

Tips untuk berhenti merokok di bulan puasa

Bulan puasa adalah bulan yang sangat istimewa khususnya bagi umat Islam di seluruh dunia. Selama sebulan penuh kita akan menempuhi Ramadhan dengan tidak makan dan minum termasuk juga tidak merokok sejak sahur hingga waktu berbuka. Bulan Ramadhan merupakan momentum atau waktu yang sangat tepat untuk memasang niat berhenti merokok. Antara tips untuk berhenti merokok di bulan Ramadhan yang kami ingin bagikan adalah,

1. niat

Niat untuk berhenti merokok selama bulan Ramadhan diyakini dapat membantu mengintensifkan dengan lebih dibandingkan pada waktu yang lain. Ini karena Anda tidak bisa merokok di waktu puasa dan ada keberkahan di bulan Ramadhan jika Anda berniat dengan hal yang baik.

2. Yakin dan selalu positif

Yakinkan diri Anda dengan berhenti merokok adalah merupakan hal yang sangat positif. Ketika seseorang berhenti merokok akan ada kebaikan kepada diri sendiri, keluarga serta orang yang berada di sekitar Anda. Yakinkan diri Anda bahwa Anda memang bisa untuk berhenti merokok. Dimulai dengan berhenti membeli akhirnya Anda akan berhenti merokok.

3. Perbanyak beramal

Pastikan setelah waktu berbuka puasa dan saat sahur, jangan sesekali keluar rokok. Apa yang Anda perlu lakukan terus wudhu dan melakukan shalat. Pergi ke masjid lakukan solat tarawikh berjamaah. Banyakkan melakukan praktek seperti membaca Al Quran dan berzikir. Berdoa supaya Anda dapat berhenti dari kebiasaan merokok.

4. dukungan moral

Sampaikan maksud Anda yang suci murni secara lisan kepada orang-orang yang terdekat seperti anggota keluarga dan teman-teman yang tidak merokok, sampaikan komitmen bahwa Anda ingin berhenti merokok. Mintalah dorongan dan juga perlu sedikit ancaman dari mereka jika Anda ingin merokok lagi. Kalau yang lebih ekstrim suruh mereka menampar Anda jika Anda merokok! Mereka pasti akan mendukung Anda sehingga Anda berhenti dari melakukan kebiasaan buruk itu.

5. bina komunitas

Wujudkan satu komunitas berhenti merokok di antara perokok dan mantan perokok di sekitar daerah Anda. Ajak mereka sehingga untuk bersatu dan memberikan 100% komitmen untuk berhenti merokok selamanya. Cerita pengalaman dan tukarkan pendapat masing-masing mengenai metode yang efektif yang telah dihasilkan dalam proses untuk berhenti merokok. Posisikan diri Anda untuk menjadi pendorong dan juga katalis semangat untuk setiap anggota komunitas.

6. mengalihkan perhatian

Jika Anda ingin merokok, alihkan perhantian Anda dari keinginan tersebut. Cobalah untuk memikirkan apa dampak buruk yang akan terjadi pada diri Anda jika terus merokok. Buat kegiatan-aktviti yang lain seperti bertadarus, mendengarkan kuliah agama, membaca al Quran dan membuat amal ibadah yang lain.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.