Sharing Dari Muslimah Mantan Penganut Kristen Tentang Aturan Islam

Sharing Dari Muslimah Mantan Penganut Kristen Tentang Aturan Islam

Saya dulu saat masih beragama yang lama, suka tertawa dalam hati menganggap aturan2 agama Islam sangat fisik dan duniawi. Seperti kalau haid dilarang shalat, kalau buang gas wudhu jadi batal, kalau puasa harus sahur dan berbuka, dll. ¬†Belum lagi pertanyaan2 jamaah yg dulu kuanggap konyol dan kekanakan spt” Tadz kalau puasa menelan ludah batal gak?” Dll.

Tetapi setelah aku mempelajari Alkitab khususnya kitab Taurat Musa, ternyata banyak aturan syariat sudah diatur Allah untuk umat Israel pada jaman sebelum Yesus lahir, yang sifatnya benar-benar fisik dan logis, dan kini aturan-aturan tsb disempurnakan lagi dalam syariat Islam seperti tertulis di Al Quran dan Al Hadist.

Sharing Dari Muslimah Mantan Penganut Kristen Tentang Aturan Islam

Dan ternyata kita sebagai manusia yang punya kecendrungan membangkang serta mengada-adakan peraturan ini memang perlu diatur sampai sedetil mungkin oleh Allah Pencipta semua makhluk. Kadang sudah jelas aturannya saja masih banyak yang melanggar, apalagi bila tidak secara jelas ditulis aturannya? Contoh, manusia perempuan diwajibkan berkerudung, menutupi aurat hingga ke dada, itu dititahkan oleh Allah SWT sendiri berulang-ulang di Al Quran, tetapi berapa banyak muslimah yang masih enggan berkerudung? Banyak kan?

Dalam Islam aku menemukan keteraturan, kesingkronan antara aturan agama dan kebutuhan rohani dan fisik manusia agar mampu menjadi khalifah di dunia. Bagaimana sebuah tata ibadah yang dibuat sesuai kebutuhan tubuh manusia hanya kutemukan di Islam. Bagaimana sikap hidup yang harus dijalankan agar kita bisa nyaman hidup di dunia ada dalam Islam. Mungkn agama lain mengajarkan pula, tetapi tidak serapih dan sedetil di Islam. Karena Islam adalah selain agama, prinsip,juga merupakan way of life. Agar kita menjadi sealur dengan sistem kehidupan. Karena semua ciptaanNya bertasbih kepadaNya. Maka sudah seharusnya kita “ikut aturan main” di dunia agar selamat di akhirat.

Islam adalah di mana manusia yg berakal budi akan menemukan kenyamanan dalam menjalankan ibadahnya, karena semua bisa dijelaskan dengan logis dan ilmiah, sehingga tidak ada benturan akan akal logika kodrati manusia dengan iman kepercayaannya.

Islam pun juga agama dimana kebesaran Tuhan dan keajaiban yang dialami manusia bisa diterima dengan kewajaran disertai hati yang penuh syukur , ikhlas menerima semua sebagai bagian dari kebesaran Allah Taala.

Saya kini tak pernah lagi menilai Islam dengan picik spt dulu, karena Allah berkenan memberikan cahaya petunjukNya di hati saya yg dulu gelap.

Saya bangga menjadi muslim

sumber tulisan Angelina Lily Wahyu Wulandari

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.