Pria Swedia Ini Pakai Jilbab Di tempat Kerjanya, Alasannya Mengejutkan!

Pria Swedia Ini Pakai Jilbab Di tempat Kerjanya, Ternyata Ini Alasannya..

Seorang muslimah mengenakan jilbab tentu bukan hal aneh, namun apa jadinya jika pria mengenakan Jilbab? tentu mengejutkan. Hal inilah yang dilakukan Seorang pria dari Norrkoping, Swedia. Ia memakai jilbab di tempat kerjanya sebagai bentuk protes terhadap keputusan yang dianggap berat sebelah dan kontroversial oleh Pengadilan Eropa baru-baru ini.

Göran Mårtensson berdiri di pintu masuk pusat komunitas LSM, IOGT-NTO sambil menyapa para tamu yang datang. Rata-rata tamu yang datang terkejut dan merasa lucu melihat penampilan Göran. Namun, ia menyatakan bahwa tindakannya itu bukanlah dibuat sebagai bahan tertawa atau lelucon. Ia membawa pesan yang lebih serius terkait wanita Islam yang berada di seluruh Eropa.

Pria Swedia Ini Pakai Jilbab Di tempat Kerjanya, Alasannya Mengejutkan!

Hal Ini disebabkan oleh kasus pemecatan seorang wanita Muslim di sebuah perusahaan di Belgia hanya karena dia bersikeras untuk memakai jilbab. Setelah dibicarakan, pengadilan Uni Eropa memberi keputusan bahwa majikan tersebut tidak bersalah dalam hal itu. Keputusan pengadilan ini sekaligus membuka ruang kepada majikan-majikan lain di seluruh Eropa untuk mendiskriminasikan wanita Muslim yang ingin memakai hijab dan secara tidak langsung memberi izin untuk \’melarang\’ pemakaian hijab di tempat kerja.

Pria Swedia Ini Pakai Jilbab Di tempat Kerjanya, Alasannya Mengejutkan!

Göran Mårtensson yang tidak setuju dengan keputusan pengadilan itu telah membuat satu aksi protes dengan mengenakan sehelai selendang ke tempat kerja. Dia masih mampu menggoreng hamburger, membuat wafel dan membersihkan tempat komunitas itu bahkan sambil memakai jilbab. Menurut Göran, hijab hanyalah sebuah cara berpakaian dan tidak mempengaruhi hal lain langsung. Ini sama saja seperti memakai perhiasan atau baju.

Pria Swedia Ini Pakai Jilbab Di tempat Kerjanya, Alasannya Mengejutkan!

Setiap hari, Göran yang menganut agama Kristen sering berjumpa dengan banyak warga Somalia dan Arab yang beragama Islam. Dia tidak melihat bagaimana mereka yang mengenakan jilbab ini dapat dianggap berbahaya dan dia merasa aneh mengapa masyarakat di sana masih suka mempertanyakan hal remeh seperti jilbab meskipun sudah masuk tahun 2017.

Menurut Göran, masih banyak lagi masalah lain yang lebih besar dan penting untuk disempurnakan dibandingkan pemakaian hijab.

sumber:

  1. Norrköpings Tidningar
  2. Facebook IOGT-NTO
  3. Iluminasi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.