Pria Malaysia Ini Operasi Plastik Agar Mirip Karakter Game

Pria Malaysia Ini Operasi Plastik Agar Mirip Karakter Game Final Fantasy

Pria ini mengakui dia telah menjalani operasi wajah sejak tiga tahun lalu termasuk dua operasi di luar negeri untuk mendapatkan wajah yang terinspirasi dari karakter squall Leonheart dalam Final Fantasy untuk melanjutkan kariernya sebagai model sejak tiga tahun lalu.

Meskipun agama melarang umat Islam dari melakukan operasi plastik, namun itu ternyata tidak menjadi halangan buat Amirul Rizwan Musa ini untuk melakukannya.

Pria Malaysia Ini Operasi Plastik Agar Mirip Karakter Game

Amirul juga mengungkapkan dia sudah berhabis hampir RM200,000 atau ($64,300) untuk membiayai biaya operasi plastik secara bertahap-tahap sejak 2014.

“Sebelum ini saya sudah viral tetapi tidak sehebat ini. Saya pernah menjuarai kompetisi Ulzzang Asia secara online pada 2012 dan mengambil keputusan untuk menjalani operasi setelah itu setelah ditawarkan menjadi model.

“Saya tidak sangka gambar wajah saya menjadi viral sehingga menerima panggilan dan pesan tidak henti-hentinya dari publik hanya untuk mengutuk saya.

“Lebih menyedihkan, ada yang datang bertemu secara langsung semata-mata untuk memaki-maki saya,” katanya.

“Dahlah muka buruk, hitam, banyak jerawat, jelek.”

Kata-kata tersebut selalu terngiang-ngiang di telinga, mendorongnya untuk mengubah wajah persis artis KPop yang menjadi kegilaan gadis di luar sana.

“Saya sudah serik diintimidasi karena wajah dipenuhi jerawat yang cukup parah. Nak tengok cermin pun malu. Jadi saya berjanji pada diri saya, saya ingin nampak cantik seperti artis Kpop.

” Saya buat operasi plastik sebanyak dua kali. Kali pertama saya buat pada 2014 setelah tamat Tingkatan 5.

“Setelah itu saya buat final touch up (sentuhan akhir) pada tahun lalu, buang sedikit kulit di hidung dan dagu seperti yang Anda lihat sekarang,” katanya.

Amirul Rizwan atau lebih akrab disapa sebagai Miyyo Rizone mengatakan operasi itu dilakukan demi meningkatkan keyakinan diri dan memuaskan hatinya yang sering tertekan karena diejek akibat wajahnya yang jelek.

“Ya saya akui dulu saya memang buruk, gelap, hitam dan ada jerawat parah. Tapi sekarang saya puas dengan wajah saya terutama setelah operasi plastik kali kedua,” katanya.

Miyyo yang juga pendiri produk kecantikan dari Ketereh, Kelantan menegaskan dia hanya melakukan operasi di wajah sebanyak dua kali dengan menghabiskan sebanyak RM150,000 di luar negeri.

“Apa yang diviralkan bahwa saya buat empat operasi di wajah adalah tidak benar. Saya hanya lakukan dua operasi saja.

” Meskipun proses untuk nampak cantik amat menyakitkan saya beranikan diri untuk terima resiko di kemudian hari, “katanya.

Pria Malaysia Ini Operasi Plastik Agar Mirip Karakter Game Final Fantasy

Pria Malaysia Ini Operasi Plastik Agar Mirip Karakter Game Final Fantasy

Anak bungsu dari delapan bersaudara itu mengatakan uang yang dihabiskan untuk dua operasi tersebut diperoleh hasil berdagang produk kecantikan dan juga karir sebagai model paruh serta juru make up.

Ditanya apakah dia akan melakukan operasi pada masa akan datang, Miyyo mengatakan dia sudah puas dengan wajahnya saat ini.

“Saya tak operasi lagi setelah ini. Semuanya dah OK dan saya pun dah puas hati dengan wajah sekarang, “katanya.

Meskipun sudah memiliki wajah yang diimpikannya, Miyyo mengatakan dia turut dikecam lagi karena tindakannya mengubah wajah asli.

” Saya tahu tindakan ini sulit diterima masyarakat di negara kita tapi saya minta masyarakat supaya berhenti mengecam saya.

“Saya tak mau ambil pusing dengan komentar yang negatif. Kita tak dapat dapat puaskan hati semua orang, jadi berdiam diri itu lebih baik,” katanya.

Namun, Miyyo bersyukur karena keluarga banyak memberikan dukungan kepada dirinya di saat dia dikecam.

“Orang tua saya memang tak benarkan saya lakukan operasi di wajah.

” Meskipun mereka tak ingin anak mereka jadi macam ini, tapi Alhamdulillah mereka tetap memberi dukungan kepada diri saya, “kata anak bungsu dari delapan bersaudara itu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.