Penelitian : Mereka Yang Modis dan Cantik Lebih Mudah Dapat Kerja

Penelitian : Mereka Yang Modis dan Cantik Lebih Mudah Dapat Kerja

Ingin Mudah Dapat Kerja? barangkali dengan membaca artikel ini dapat membuka waasan an kesadaranmu menjaga penampilan. Sehingga jadi Mudah Dapat Kerja. Wanita cantik memiliki pesona yang menarik perhatian, terutamakaum pria. Sehingga kita sering beranggapan bahwa wanita cantik itu Mudah Dapat Kerja, tidak perlu dilamar malah dilamar oleh kerja. #ehh

Kita sering mendengar banyak mengeluh sulit mendapat pekerjaan atau sulit dipromosikan, tidak seperti mereka yang cantik dan Fashionable. Lalu, Apakah pendapat ini ada benar? Baik ayokitabaca jawabannya berdasarkan penelitian.

Ya, ada sebuah penelitian dilakukan oleh peneliti Italia yang mengirim 10.000 resume ke berbagai jenis perusahaan. Menariknya, semua resume ini memiliki “esensi” yang sama, kecuali beberapa hal yang diubah seperti nama, alamat dan gambar.

Penelitian : Mereka Yang Modis dan Cantik Lebih Mudah Dapat Kerja

(Sumber foto: twirlit)

Hasilnya mengejutkan, 54% yang dipanggil untuk wawancara terdiri dari wanita cantik, dan 47% terdiri dari pria yang tampan.

Sementara, wanita yang “biasa-biasa saja” penampilannya mendapat keputusan mengejutkan, hanya 7% yang disebut, dan 26% untuk pria berpenampilan.

Penelitian : Mereka Yang Modis dan Cantik Lebih Mudah Dapat Kerja
(Sumber foto: Insight)

Penelitian ini juga dilakukan di Argentina dengan menggunakan model yang sama, di mana keputusannya 36% mereka yang memiliki penampilan menarik memiliki kesempatan lebih besar dipanggil wawancara dibandingkan mereka yang dikatakan ‘jelek’ dan tidak modis.

Ternyata penampilan menarik itu sangat penting dalam di dunia karir. Kata orang, Do not judge the book by its cover. There is more than meets the eye dan sebagainya. Namun, dari penelitian diatas perusahaan-perusahaan ternyata sangat mengutamakan penampilan calon karyawannya.

Ini sebenarnya bisa jadi kabar beruntung bagi mereka yang tidak modis atau cantik/tampan. Dengan mengetahui kemungkinan lamaran mereka akan dipanggil lebih kecil dibanding mereka yang tampan dan mofis, lebih baik bekerja membangun usaha sendiri dan besar, jadilah bos diperusahaan milikmu. Kamu pun bisa merekrut karyawan cantik dan tampan. Tapi tentu saja perjuangan membanugn perusahaan besar tidaklah mudah.

Ya, kita mengerti jika industri terkait seperti media dan publikasi televisi, wajah yang cantik dan tampan sudah menjadi keharusan karyawannya.

Namun, bagaimana dengan industri lainnya? Mengapa perlu memilih paras rupa? Penting sekali, bagaimana jika mereka yang ‘jelek’ inilah yang lebih layak dari segi akademik, keterampilan maupun pengalaman?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.