Ngeri! Cacing Pita 2.6 Meter Muncul Dalam Dubur Anak Kecil Ini

Ngeri! Cacing Pita 2.6 Meter Muncul Dalam Dubur Anak Kecil Ini

Sushi adalah satu menu favorit bagi mereka yang menyukai makanan Jepang. Sushi dihidangkan dalam potongan yang kecil bersama berbagai bahan baku untuk menambah kelezatan makanan itu.

Namun, jika terlalu sering memakan makanan mentah, ia dapat merusak tubuh Anda. Menurut Independent,seorang bocah berumur 8 tahun di Taiwan mengalami gatal-gatal pada bagian duburnya setelah memakan sushi di Taipei.

Setelah menerima perawatan, gatal-gatal yang dialaminya itu bersumber dari sushi dan sashimi yang dimakannya.

Pemeriksaan lanjut dokter menunjukkan rasa gatal pada bagian dubur budak itu adalah disebabkan oleh cacing pita sepanjang 2,6 meter yang berada disitu.

Ngeri! Cacing Pita 2.6 Meter Muncul Dalam Dubur Anak Kecil Ini

Menurut Wang Zhijian, dokter di rumah sakit itu, sejenis cacing pita yang disebut Diphyllobothrium Latum telah ditemukan dalam dubur bocah itu. Ini adalah spesies cacing pita manusia yang terbesar dan juga dikenal sebagai cacing pita lebar.

Dr Wang menyatakan, “Ini terjadi kepada seseorang yang selalu memakan makanan mentah seperti ikan mentah, daging sapi atau babi yang tidak dimasak sepenuhnya.”

Dokter juga menjelaskan makanan mentah yang telah terinfeksi cacing biasanya akan meninggalkan larva dan kemudian akan masuk ke dalam perut manusia. Cacing ini kemudian hidup dalam usus dan jarang terdeteksi.

Gejala cacing pita ini biasanya membuatkan anda mengalami sakit perut, mencret, muntah, hilang selera makan dan penurunan berat badan.

Menurut Dr He Shengyuan, cacing pita tersebut mungkin telah hidup dalam perut bocah itu lebih dari sebulan.

Cacing itu dikatakan masih hidup dan bergerak dalam dubur gadis itu saat dibuang oleh dokter. Selain itu, dokter juga menyarankan agar tidak memakan makanan mentah seperti sushi atau sashimi di tempat sembarangan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.