Darah Haid Warna Putih Seperti Keputihan, Ini Jawaban Dokter!

Darah Haid Warna Putih Seperti Keputihan, Ini Jawaban Dokter!

Seorang Ibu Bertanya, Siang dok.. Saya ibu dua orang anak, usia saya 36thn. Saya mengalami haid hari pertama dan sampe hari ke 2 wajar, darah pun deras dan berwarna merah hingga merah terang. Nah ketika ke 3 hari nya, saya tidak mengalami haid lagi malah sperti keputihan dok. Jadi bukan merah darah yang keluar, tapi seperti keputihan. tapi ngalir seperti haid meskipun tidak banyak. yang mau saya tanyakan apakah hal itu masih normal atau saya mesti cek up. Terima kasih atas jawaban nya.

AyodibacaMakna Warna Darah Haid / Menstruasi (Merah, pink, Coklat, Menggumpal Dll)

Jawaban Dokter atas kasus Darah Haid Warna Putih seperti keputihan:

terimakasih atas pertanyaan yang Anda sampaikan mengenai Darah Haid Warna Putih Seperti Keputihan

Kami memahami kekhawatiran Anda. Pada dasarnya, menstruasi atau haid merupakan siklus alami bagi tiap wanita yang berlangsung setiap 21-35 hari dengan durasi peluruhan lapisan dalam dinding rahim (endometrium) sekitar 3-7 hari (rata-rata 5 hari).

Bila darah menstruasi yang keluar sedikit atau hanya terjadi dalam waktu yang singkat (hypomenorrhea alias menstruasi yang sedikit. Menstruasi sedikit bisa disebabkan oleh faktor turun-temurun, faktor usia, gaya hidup, ketidakseimbangan hormon, adanya kehamilan atau masalah pada kehamilan, dan kondisi kesehatan. Berikut beberapa penyebabnya :

  • Genetik. Jika Anda mengalami menstruasi sedikit, coba tanyakan kepada ibu atau saudara perempuan Anda apakah mereka juga mengalaminya. Karena kemungkinan hypomenorrhea disebabkan oleh faktor keturunan.
  • Faktor usia. Menstruasi sedikit normal terjadi pada kalangan yang baru saja mengalami pubertas, dan pada kalangan yang sebentar lagi menginjak usia menopause. Dua kalangan ini dapat mengalami hypomenorrhea karena pada usia tersebut waktu terjadinya proses ovulasi belum atau tidak teratur dan perkembangan lapisan endometrial (dinding dalam rahim) mengalami gangguan.
  • Gaya hidup. Stres, penurunan atau kenaikan berat badan yang drastis, serta olahraga berlebihan bisa membuat hormon tidak seimbang dan menyebabkan menstruasi Anda tidak seperti biasanya.
  • Penggunaan alat kontrasepsi. Jika Anda memakai alat kontrasepsi, khususnya pil KB, Anda mungkin mengalami menstruasi dengan volume darah sedikit dan waktu yang lebih singkat. Kondisi itu umum terjadi, terutama jika Anda baru pertama kali mengonsumsi pil KB.
  • Seputar kehamilan. Jika Anda dan pasangan sedang menjalani program memiliki anak, Anda bisa senang karena kemungkinan perdarahan sedikit ini bisa jadi tanda kehamilan. Segera tes kehamilan memakai test pack atau kunjungi dokter. Namun, kondisi ini juga bisa menjadi tanda bahaya pada ibu hamil. Keluar darah dalam jumlah sedikit saat hamil merupakan tanda awal keguguran.
  • Gangguan tiroid. Kelenjar tiroid dapat menghasilkan hormon yang dapat menjaga metabolisme tubuh. Tapi, produksi hormon pada tiroid bisa saja mengalami gangguan sehingga berdampak pada menstruasi Anda. Jika Anda menderita hipertiroid (peningkatan kadar hormon tiroid di dalam darah), bisa jadi Anda akan mengalami darah menstruasi yang sedikit. Penderita hipotiroid (kadar hormon tiroid di dalam darah yang menurun juga dapat mengalami menstruasi yang tidak teratur ini.
  • Sindrom ovarium polikistik (PCOS). Kondisi ini terjadi ketika ovarium ditumbuhi oleh kista-kista dalam ukuran sangat kecil. Penderita PCOS dapat mengalami menstruasi sedikit karena proses ovulasi mengalami gangguan.
  • Asherman’s syndrome. Kondisi ini dapat membuat dinding bagian dalam rahim (endometrium) meradang, sehingga mengurangi volume rongga rahim. Selain menstruasi sedikit, gangguan ginekologis ini dapat ditandai pula dengan munculnya gejala kram dan nyeri perut.

Terkait keputihan yang terjadi di sekitar masa menstruasi, umumnya merupakan kondisi normal dan tidak memerlukan penanganan khusus. Adapun kriteria lendir keputihan yang normal adalah :

  • berwarna bening atau keputih-putihan
  • tidak berbau
  • tidak menyebabkan gatal atau perih di sekitar area kewanitaan

Bila lendir keputihan yang Anda alami tidak sesuai dengan kriteria di atas, kemungkinan merupakan keputihan patologis atau tidak normal yang memerlukan penanganan medis.

Bila kondisi ini baru terjadi sekali dan tidak disertai gejala lain yang mengarah pada kondisi tidak normal, biasanya tidak memerlukan penanganan medis khusus. Akan tetapi bila terjadi berulang dengan gejala penyerta tidak normal atau bila Anda merasa ragu dan ingin mengetahui secara pasti penyebab keluhan Anda, tidak ada salahnya memeriksakan diri ke dokter kandungan guna menjalani pemeriksaan lanjutan, seperti pemeriksaan dalam vagina dan USG.

Demikian yang bisa saya sampaikan, semoga bermanfaa ya

sumber : http://www.alodokter.com/

One thought on “Darah Haid Warna Putih Seperti Keputihan, Ini Jawaban Dokter!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.