Dampak Negatif Marah Terhadap Tubuh

Dampak Negatif Marah Terhadap Tubuh – Kemarahan adalah suatu emosi yang secara fisik mengakibatkan antara lain peningkatan denyut jantung, tekanan darah, serta tingkat adrenalin dan non-adrenalin. Maka dari itu saya mencoba untuk membahas efek buruk dari marah pada kesehatan. Amarah bisa memakan sumber daya yang baik dari tubuh dan membuat kekurangan energi. Apakah kita pernah merasakan pusing dan gangguan kesehatan lainnya saat emosi sedang tidak stabil, seperti marah misalnya. Ternyata hal tersebut bukanlah sebuah kebetulan, emosi yang menyebabkan rasa marah juga bisa mengancam kesehatan kita. Berikut ini merupakan beberapa risiko kesehatan saat kita tengah marah.

Dampak Negatif Marah Terhadap Tubuh

1. Kemarahan dapat menyebabkan stres dan ketidakbahagiaan

Orang yang marah mungkin memiliki kecenderungan lebih stres dan jauh dari rasa bahagia dibandingkan dengan orang lain. Dari stres akibat rasa marah, hal tersebut dapat menimbulkan tekanan darah tinggi, tekanan mental dan emosi yang semakin tidak terkendali.

2. Kemarahan diketahui menyebabkan tekanan darah tinggi

Saat marah, sebenarnya seketika tekanan darah meningkat dan irama napas menjadi cepat. Pada beberapa kasus, tekanan darah tinggi dapat menyebabkan sakit kepala mendadak.

3. Kemarahan dapat membuat agan rentan terhadap peradangan dan nyeri otot

Dalam ilmu kedokteran, pelepasan hormon yang disebut kortisol selama kemarahan diketahui menyebabkan otot untuk melenturkan dan menerima serangan energi dalam beberapa detik. Segingga pada akhirnya, pelepasan berulang Kortisol memiliki efek negatif seperti membuat tubuh rentan terhadap nyeri otot dalam jangka panjang.

4. Cepat letih

Ekspresi kemarahan tentu membutuhkan energi. Dalam proses itu, hormon stres akan meningkat dan pada akhirnya akan menguras habis energi tubuh.

5. Kesulitan untuk tidur

Pikiran negatif yang menguasai otak pastinya akan membuat si pemarah sulit untuk mendapatkan tidur yang berkualitas. Kerugian ini akan menyebabkan seseorang untuk lebih mudah terserang sakit kepala.

6. Kemarahan dapat melemahkan kekebalan tubuh

mungkin sering mendengar bahwa pikiran yang sehat adalah hati yang sehat. Kondisi mental seseorang memiliki dampak besar pada tingkat kekebalan tubuh.

7. Kemarahan dapat menyebabkan isolasi sosial

Selain efek samping medis, salah satu efek samping penting dari kemarahan bisa menjadi isolasi sosial. Tidak ada yang suka berada di sekitar marah, orang murung dan temperamental. Setelah agan mulai memiliki reputasi sebagai orang yang marah, kemungkinan orang menjauhkan diri dari agan.

8. Detak jantung yang lebih cepat

Orang yang sering marah dilaporkan juga memiliki detak jantung yang lebih cepat. Meski pasien tidak menunjukkan tanda-tanda cemas, sebenarnya tubuh mereka menunjukkan tanda-tanda ketakutan dan stres, seperti peningkatan hormon kortisol dan berkeringat.

9. Meningkatkan hormon stres

Ketika seseorang marah, maka salah satu bagian syaraf yakni hypotalamic pituitary menjadi hiperaktif. Bagian hormon inilah yang kemudian melepaskan hormon stres yang disbeut kortisol. Semakin banyak kortisol dikeluarkan, tekanan darah pun meningkat.

10. Stroke

Stroke otak terjadi ketika satu atau lebih pembuluh darah di otak pecah. Hal ini dapat terjadi ketika kemarahan membuat tekanan darah agan naik sangat tinggi. Stroke otak dapat membunuh agan atau melumpuhkan agan seketika.

11. Sakit kepala

Ketika agan marah, pembuluh darah di otak akan berdenyut liar. Hal ini dapat memicu rasa sakit di kepala. Cobalah untuk tenang segera, jika agan merasa nyeri di kepala agan karena dipicu oleh perasaan marah.

12. Masalah pernapasan

Marah juga dapat menyebabkan gangguan pernapasan seperti asma. Seseorang akan merasa sulit bernapas ketika ia marah. Kemarahan juga dapat memicu serangan asma dan membuat napas seseorang terengah-engah.

13. Sering sakit

Tahukah agan jika kita sering marah sistem imun kita akan menurun. Nah, jika sistem imun kita menurun otomatis penyakit pun akan lebih mudah menyerang kita.

14. Serangan cemas

Hal yang satu ini tentu bukan rahasia lagi. Akibat marah yang kita alami, dapat membuat perasaan cemas yang tak jelas terhadap berbagai hal. Kita pun akan menjadi lebih sensitif.

15. Depresi
Akibat stres berkepanjangan yang dialami pasca kita marah, ternyata dapat menimbulkan dampak lain yaitu depresi.

16. Gangguan pencernaan

Berbagai penyakit pencernaan seperti refluks asam, maag, atau sembelit akan muncul jika kita sering marah. Hal ini dikarenakan kadar asam lambung yang meningkat saat kita marah.

IBARAT api, marah bisa membakar seseorang dalam kondisi yang kian buruk. Tapi, semua orang bisa mengendalikannya dengan meningkatkan kemampuan menakar emosi yang dapat menjadi pemadam kebakaran paling efektif. “Siapapun bisa marah. Marah itu mudah. Tetapi, marah pada orang yang tepat, dengan kadar yang sesuai, pada waktu yang tepat, demi tujuan yang benar, dan dengan cara yang baik, bukanlah hal mudah

Alangkah indahnya jika kita dapat menguasai diri dan menghidari kemarahan, sebab itu hanya akan merugikan diri sendiri dengan mengundang berbagai penyakit. maka dari itu kita lebih memilih untuk belajar sabar.

Tips Cara Mengendalikan Marah

1. Berwudlu dan sholat

Berwudhu akan mengurangi panasnya “bara” amarah di dalam hati. Dan, sholat akan membuat pernafasan agan menjadi lebih pelan dan lebih rileks. Ini sebuah cara ampuh untuk menurunkan tekanan psikologis maupun stress.

2. Ekspresikan kemarahan agan dengan benar

Setelah agan tenang dan berpikir jernih, ekspresikan kemarahan dengan cara yang asertif. Mengekspresikan frustrasi agan dengan berteriak. Nyatakan kebutuhan dan kekhawatiran agan secara jelas dan langsung tanpa menyakiti orang lain dan diri sendiri.

3. Latih tubuh agan

Jika masih sulit bagi agan untuk menenangkan diri dengan menjadi diam, mencoba berolahraga sebagai saluran untuk kemarahan agan. Sembuhkan kemarahan agan dengan berjalan-jalan.

4. Bersikaplah dewasa

Umumnya mereka yang dewasa secara akal, pikiran, dan lebih matang memiliki pengendalian diri yang baik. sebab dengan menahan diri untuk tidak marah agan merupakan seorang pria yang jantan karena bisa mengendalian amarah dan hawa nafsu yang bergejolak.

5. Pergi kekamar mandi kemudian cuci muka

Air dapat membersihakan kotoran dan mengalirkan segala sesutu. Jika agan sedang dalam keadaan marah sebaiknya lekaslah mengambil air.

6. Seringlah tertawa

Amarah dan humor memang tidak sama dan tak mungkin dalam satu waktu. Sehingga jika agan mau tertawa, dan tak ada salahnya agan menertawakan diri sendiri pada saat suasana mulai tidak mengenakkan hati maka amarah yang siap keluar bakal mereda.

7. Tingkatkan empati

Lihatlah situasinya menurut sudut pandang orang lain. Ini akan membuat agan menemukan kecakapan baru, bahwa agan bisa merasakan apa yang mereka rasakan. Maka, orang lain akan lebih menghargai agan.

8. Memaafkan

Betapa pun agan pernah luka di “hati” yang dalam membekas, cobalah untuk memaafkan…meskipun menurut agan hal itu tidak mungkin untuk dimaafkan. Cobalah melepaskan amarah dengan memaafkannya. Percayalah, agan akan merasakan “pelepasan beban” yang membuat hidup jauh lebih ringan untuk dijalani.

9. Toleransi

Belajar menerima orang lain seperti apa adanya, bukan ingin menjadikan mereka sesuai kehendak agan. Dengan sikap toleran ini, maka pada saat agan berbicara, itu akan lebih didengarkan oleh orang lain.

10. Istirahat

Ketika Agan merasa marah, istirahat. Beri diri agan waktu untuk meredakan kemarahan agan. Pelan sedikit. Menjauh dari situasi atau orang yang yang membuat agan marah.

sumber : kaskus

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.