Apakah Mencuci Tangan Dengan Sabun Anti-Bakteri Sudah Cukup? Ternyata TIDAK!

Apakah Mencuci Tangan Dengan Sabun Anti-Bakteri Sudah Cukup? Ternyata TIDAK!

Jika kita bercerita tentang kebersihan tangan, kita akan lupa tentang satu tahapan yang tidak pernah dititik beratkan. Yaitu mengeringkan tangan setelah dicuci.

Secara umum, 85% bakteri ditransfer melalui tangan yang basah, sementara tangan yang kering hanya mampu mentransfer 0.06% jumlah bakteri. Hal ini menunjukkan tangan yang kering sebenarnya memainkan peran yang cukup besar dalam membantu mengontrol tingkat kebersihan tangan kita.

“Kebersihan tangan yang baik, bukan hanya sekedar dicuci tetapi juga dikeringkan,” kata Anna Snelling, kepala peneliti Universitas of Bradford di bidang mikrobiologi.

Dalam sebuah penelitian yang dilakukan, ada 14 peserta diharuskan memegang ayam mentah kemudian mencuci tangan menggunakan sabun lalu mengeringkan tangan mereka menggunakan kertas tisu, pengering tangan, dan salah satu pengering tangan baru Dyson atau hanya sekedar memercikkan tangan supaya kering. Setelah itu, peserta diminta memegang sebuah alat untuk discan jumlah bakteri yang masih tersisa.

Apakah Mencuci Tangan Dengan Sabun Anti-Bakteri Sudah Cukup? Ternyata TIDAK!

Sobat ayodibaca, Jangan terkejut dengan hasilnya; cara paling baik untuk mengeringkan tangan tanpa mengundang terlalu banyak bakteri adalah dengan mengelap tangan dengan kertas tisu, selanjutnya dikeringkan dengan alat pengerting Dyson dan selanjutnya pengering tradisional di urutan ketiga. Pengering tradisional membutuhkan penggunanya menyeka tangan satu sama lain untuk mempercepat proses pengeringan dan ini hanya menyebabkan baketria semakin menumpuk di atas permukaan kulit.

Manfaat nyata menggunakan kertas tisu adalah dengan menyeka menggunakan tisu, kita sebenarnya sedang mengangkat setiap bakteri yang belum dijatuhkan oleh air.

Apakah Mencuci Tangan Dengan Sabun Anti-Bakteri Sudah Cukup? Ternyata TIDAK!

Rekomendasi untuk menghindari infeksi kuman adalah dengan menghindari diri kita dari menggunakan handuk umum yang digunakan dalam periode yang lama seperti handuk dapur. Kita mungkin mencuci tangan kita dengan sempurna tetapi kita tidak tahu bagaimana dengan orang lain.

Masalah paling besar yang akan kita hadapi adalah setelah mencuci tangan, kita harus memegang gagang pintu. Apakah ini akan membuat tangan kita kembali terinfeksi bakteri? Jawabannya ya. Rekomendasi peneliti untuk mereka yang risau dengan kebersihan gagang pintu adalah dengan mengalaskan tangan dengan tisu lain atau menggunakan kaki untuk mendorong pintu.

Kesimpulannya, ada baiknya Anda mulai mengeringkan tangan dengan tisu sebagai salah satu kegiatan harian Anda. Nah menarikkan? Ayodibaca dan langganan artikel dari kami.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.