Akibat Jika Hidup Pesimis Dan Kurang Optimis

Akibat Jika Hidup Pesimis Dan Kurang Optimis

Akibat Jika Hidup Pesimis Dan Kurang Optimis – Gelisah dan resah memang kerap hadir ketika kita ditimpa suatu masalah. Perasaan resah tersebut muncul jika kita menghadapi masalah tersebut dengan pesimis. Tim ilmuwan terkemuka dari Inggris, menemukan bahwa orang yang optimis, hidup lebih lama daripada pesimis.

Menurut ilmuwan, kecenderungan ini terkait dengan fakta bahwa pria dan wanita yang merasa muda, memiliki harapan hidup lebih lama dari sisa populasi pesimis. Selama pelaksanaan jajak pendapat, beberapa psikolog dari College London, menemukan bahwa orang bisa mengalahkan peristiwa sedih memiliki kesempatan untuk menjadi centenarians (orang yang hidup dengan usia lebih dari 100 tahun).

Sebagai ilmuwan mengatakan, wanita yang mengeluh tentang kurangnya prospek yang menguntungkan, risiko cepat mati. Menurut para ahli, kehadiran konstan suasana hati yang buruk negatif mempengaruhi perkembangan psikologis dan seluruh organisme. Proses ini tentu akan menimbulkan sejumlah penyakit yang mempengaruhi harapan hidup.

Ilmuwan mengatakan dalam percobaan melibatkan lebih dari tiga ribu responden yang usianya kurang dari 52 tahun. Semua relawan dibagi menjadi 2 kelompok, yaitu pesimis dan optimis. Selama percobaan meninggal 1266 orang pada saat yang sama, jumlah kematian si pesimis secara signifikan lebih tinggi dari jumlah si optimis. Dengan demikian, dokter sangat menyarankan untuk tersenyum dan berharap untuk yang terbaik di masa depan. Setalah mengatehui Akibat Jika Hidup Pesimis Dan Kurang Optimis, bagaimana apa masih mau pesimis? ayo jadilah optimis ^^

One thought on “Akibat Jika Hidup Pesimis Dan Kurang Optimis

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.