5 Sifat Bos Yang Bikin Karyawan Potensial Jadi Berhenti Kerja

5 Sifat Bos Yang Bikin Karyawan Hebat Jadi Berhenti Kerja

Meskipun ada orang yang rajin bekerja, tidak semestinya mereka layak menjadi seorang bos. Menjadi seorang bos membutuhkan dedikasi dan cara yang tepat untuk memastikan kita memiliki pengaruh kepada karyawan kita.

Menurut statistik, kebanyakan karyawan hebat berhenti kerja bukanlah karena tidak suka dengan pekerjaan yang dilakukan. Sebaliknya, mereka berhenti karena sifat bos mereka. Berikut adalah beberapa sifat seorang bos yang tidak layak menjadi bos.

5 Sifat Bos Yang Bikin Karyawan Potensial Jadi Berhenti Kerja

1. Membebankan Pekerja Secara Berlebihan

Karyawan yang hebat adalah mereka yang berdedikasi terhadap pekerjaan. Mereka sangat efisien dalam membuat kerja dan sejauh mungkin ingin menyelesaikan pekerjaan secepat mungkin. Meskipun begitu, ada bos yang mencoba mengambil keuntungan dengan memberi kerja tambahan secara berlebihan dengan beranggapan karyawan mereka mampu menghabiskannya.

Berdasarkan studi oleh Stanford University, produktivitas karyawan akan berkurang setelah 50 jam waktu bekerja dalam seminggu. Dengan jumlah gaji yang sama tetapi kerja yang semakin bertambah, ia akan menyebabkan karyawan merasa sangat terbebani.

2. Tidak Menghargai Karyawan

Seorang bos yang bagus adalah mereka yang menghargai karyawan. Ada beberapa bos yang tidak pernah menghargai karyawan meskipun mereka baru saja menghabiskan suatu proyek atau pekerjaan yang sulit.

Cara untuk menghargai karyawan ini pun terserah bos tersebut apakah ingin memberi bonus, kenaikan gaji, makan bersama, promosi dan sebagainya.

3. Mengambil Karyawan Lain Yang Tidak Kompeten

Seorang karyawan yang bagus tentu menginginkan karyawan lain yang dapat bekerja sebagai satu tim dengannya. Sayangnya, ada bos yang tidak pandai mengambil karyawan baru. Mereka mengambil karyawan yang kurang berkualitas dan menyulitkan karyawan lain untuk menyelesaikan tugas mereka. Hal ini tentulah akan membebankan karyawan yang ada dan mendorong mereka untuk meninggalkan perusahaan.

4. Tidak Mendorong Karyawan Mencapai Tujuan Kerja

Seseorang yang berdedikasi dengan suatu pekerjaan akan selalu memiliki tujuan kerja. Sebagai contoh, mereka mungkin ingin belajar sesuatu skil atau mendapatkan sesuatu sertifikat kompetensi. Bos yang tidak memberi dukungan kepada karyawan untuk mencapai cita-cita mereka tentu akan menyebabkan mereka mengangkat kaki ke perusahaan lain untuk mengejar cita-cita mereka.

5. Tidak Memberi Tantangan Intelektual Kepada Pekerja

Seorang karyawan yang hebat suka jika diberikan pekerjaan yang menantang pikiran dan tingkat intelektual mereka. Ini merupakan suatu kepuasan setelah menyelesaikan suatu tugas sulit yang diberikan. Namun, ada beberapa bos yang memberi kerja yang rutin kepada karyawan selama bertahun-tahun. Hal ini tentulah akan menyebabkan mereka bosan dan ingin keluar dari perusahaan untuk mencari tantangan baru.

5 Sifat Bos Yang Bikin Karyawan Potensial Jadi Berhenti Kerja

Jika Anda adalah seorang bos dan memiliki sifat-sifat di atas, ada baiknya Anda mulai lakukan perubahan sekarang agar aset Anda, yaitu staf yang sangat baik, akan selalu merasa senang bekerja di perushaan Anda. Ingat, karyawan yang kompeten adalah aset utama perusahaan!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.