10 Penyebab Pengusaha Baru Sering Bangkrut

10 Penyebab Pengusaha Baru Sering Bangkrut

Belakangan ini kita bisa perhatikan banyaknya pengusaha muda bermunculan. Banyak anak muda kreatif yang mewujudkan impian ingin membuka bisnis sendiri setelah mata sering disuguhkan foto pengusaha populer yang kaya dan sukses. Tapi tahukah Anda banyak juga pengusaha dan pedagang yang gagal? Ada juga yang mulai berbisnis dengan pinjaman sehingga menanggung hutang jutaan rupiah setelah gagal berbisnis.

Berikut kami bagikan 10 penyebab kenapa Pengusaha Baru sering gulung tikar:

# 1 Gagal dalam manajemen keuangan

Banyak pedagang yang melakukan kesalahan perhitungan keuntungan. Mereka hanya melihat keuntungan kasar tanpa memperhitungkan biaya-biaya tersembunyi. Ini sekaligus menyebabkan bisnis itu beroperasi dalam kerugian hingga akhirnya bangkrut.

Selain itu, banyak juga pengusaha yang tidak pandai mengendalikan kuantitas stok dan persediaan.

# 2 Tidak cukup pengetahuan dan pengalaman

Banyak pengusaha yang menceburkan diri dalam bidang bisnis secara membabi buta tanpa ilmu. Sebenarnya ingin berjualan ini perlu dalami ilmu dulu. Banyak cabang ilmu dalam bisnis yang harus dipelajari seperti ilmu pemasaran, ilmu akuntansi, ilmu manajemen dan layanan pelanggan.

Sekarang ada banyak kelas dan seminar yang diselenggarakan untuk mendidik pengusaha baru. Ada yang gratis, ada yang mengenakan biaya sampai jutaan.

10 Penyebab Pengusaha Baru Sering Bangkrut

Pengusaha baru harus berguru dan dapatkan bimbingan dari trader senior. Ini disebabkan mereka telah terlebih dahulu ‘makan garam’ dan tahu seluk-beluk bisnis. Sebaiknya, cari guru / mentor dari jenis bisnis yang sama.

# 3 Berjualan produk atau layanan yang bukan keahliannya

Ada beberapa pengusaha yang memang tabiatnya suka ikut orang lain. Orang berbisnis kosmetik, dia juga ingin berbisnis kosmetik. Orang buat layanan fotografi, dia pun ingin tawarkan layanan yang sama.

Sejauh mungkin hindari meniru bisnis lain. Gunakan sendiri keterampilan dan keahlian yang Anda ada. Sebagai contoh, Anda pandai menjahit, maka bukalah kelas menjahit atau hasilkan produk yang dijahit. Atau Anda gemar menghias rumah, maka tawarkan layanan desain interior atau personal shopper furnitur.

Jual produk atau tawarkan layanan yang Anda terampil dan suka. Barulah Anda tak rasa tertekan dan selalu gembira dalam bisnis.

10 Penyebab Pengusaha Baru Sering Bangkrut

# 4 Enggan kerja Keras

Banyak pengusaha muda yangmelihat pengusaha dengan gambaran rupiah , kemewahan dan keuntungan hasil bisnis. Tapi mereka tidak tau semuanya harus melalui usaha keras. Kata orang, “bukan mudah ingin senang.” Ada bisnis yang membutuhkan Anda lembur, bekerja pada akhir pekan, tak cukup tidur, harus angkat barang berat-berat ataupun terpaksa selalu berjauhan dengan keluarga. Singkat kata, harus ada effort/pengorbanan sebelum Anda benar-benar berhasil.

Tanyakan setiap pengusaha, tidak ada yang memulai bisnis dengan goyang kaki duduk depan tv tanpa berusaha keras.

# 5 Modal (capital) yang tidak cukup

Modal di sini bukan hanya berarti Anda harus keluarkan uang yang besar untuk memulai bisnis. Anda juga harus ‘bekerja keras’ untuk mendapatkan kembali keuntungan dengan jumlah yang sama.

Anda tidak perlu harus mengeluarkan belanja besar atau buat pinjaman bank untuk memulai bisnis. Yang penting, modal Anda harus cukup untuk menampung operasi bisnis selama setidaknya satu tahun. Selain itu, manajemen uang modal ini juga harus dibuat dengan baik. Kalau tidak dikelola dengan baik, bisa hangus begitu saja.

10 Penyebab Pengusaha Baru Sering Bangkrut

# 6 Networking lemah

Dalam setiap bisnis yang ditekuninya sekalipun, networking adalah  hal yang sangat penting. Anggaplah urusan networking ini sebagai hubungan silaturrahim sesama pedagang, pemasok, pelanggan dan semua orang yang terlibat dalam bisnis Anda. Networking yang bagus memungkinkan bisnis Anda berkembang lebih pesat.

Banyak pengusaha baru sekarang gagal memiliki jaringan network yang bagus. Bahkan, ada pengusaha yang lebih parah dengan memperlakukan pelanggan seperti sampah. Tanpa pelanggan, Anda tak ada bisnis tau!

# 7 Sikap malas

Ada pengusaha yang tidak mau berusaha dengan gigih dalam menjalankan bisnis. Mereka enggan keluar atau turun ke lapangan untuk memantau dan melihat sendiri bagaimana bisnis lain dijalankan. Ada juga yang kurang motivasi dan tidak disiplin saat berbisnis. Sebagai contoh, toko dibuka tidak sesuai waktu operasi, berbisnis main-main atau sering ingin libur.

10 Penyebab Pengusaha Baru Sering Bangkrut

# 8 Tidak tahu / tidak mau menyelesaikan masalah

Bila timbul sesuatu isu dan bisnis menemui masalah, ada pengusaha yang tidak ingin menyelesaikannya dan sanggup membiarkan masalah itu berlarut. Ketahuilah bahwa semua bisnis dapat mengalami banyak masalah tak terduga setiap saat. Cara Anda menanganinya akan menentukan keberhasilan bisnis Anda, maka tanganilah semua masalah dengan bijak.

# 9 Terlalu fokus pada produk semata

Ada pengusaha yang tidak dapat berpikir secara luas. Mereka lebih banyak memberikan penekanan pada produk tanpa memikirkan hal-hal lain seperti metode pemasaran efektif dan layanan pelanggan yang baik. Seorang pengusaha yang cerdas dan sukses akan memperhitungkan segala faktor yang mempengaruhi bisnis mereka.

Karena itulah ilmu bisnis itu penting untuk dipelajari jika ingin bangun usaha yang tahan lama, untung dan besar.

10 Penyebab Pengusaha Baru Sering Bangkrut

# 10 Tidak mendapat dukungan moral

Ada pengusaha baru yang mendapat perlawanan sengit dari anggota keluarga dan teman-teman. Hal ini menyebabkan mereka merasa sangat tertekan dan down sehingga mereka kehilangan fokus untuk melanjutkan bisnis. Ada juga pengusaha yang dikelilingi oleh orang-orang negatif yang sering memandang rendah pilihannya.

Idealnya, cobalah berbincang dengan pasangan atau anggota keluarga sebelum melanjutkan rencana berbisnis. Siapkan kertas perkiraan perhitungan untung rugi dan rencana bisnis Anda sehingga mereka lebih memahami arah ide Anda. Barulah mereka hilang rasa ragu-ragu dan terus mendukung Anda dari belakang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.